Menampilkan 176-180 of 191

أنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وهي حَائِضٌ، فَذَكَرَ عُمَرُ للنبيِّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ فَتَغَيَّظَ عليه رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، ثُمَّ قالَ: لِيُرَاجِعْهَا، ثُمَّ لِيُمْسِكْهَا حتَّى تَطْهُرَ، ثُمَّ تَحِيضَ فَتَطْهُرَ، فإنْ بَدَا له أنْ يُطَلِّقَهَا فَلْيُطَلِّقْهَا

“Abdullah bin Umar pernah menceraikan isterinya ketika haidh, lantas Umar melaporkan kasusnya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun sedemikian marah karenanya kemudian bersabda: "Suruhlah dia merujuknya, kemudian mempertahankannya hingga suci, kemudian haidh lagi, kemudian suci, lantas jika ia berkehendak menceriakannya, ceraikanlah!"”

دَعُونِي ما تَرَكْتُكُمْ، إنَّما هَلَكَ مَن كانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ علَى أَنْبِيَائِهِمْ، فَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عن شيءٍ فَاجْتَنِبُوهُ، وإذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَأْتُوا منه ما اسْتَطَعْتُمْ

“Biarkan saja apa-apa yang aku biarkan. Karena umat terdahulu binasa ketika banyak bertanya dan banyak menyelisihi Nabi-Nabi mereka. Jika aku melarang sesuatu maka jauhilah, jika aku memerintahkan sesuatu, kerjakanlah sesuai kemampuan kalian”

أقيموا الصفوف، فإنما تصفون كصفوف الملائكة حاذوا بين المناكب وسدوا الخلل ولا تذروا فرجات الشيطان، ومن وصل صفا وصله الله

“Luruskanlah shaf (shalat). Karena shaf yang lurus adalah sebagaimana shaf-nya para Malaikat. Sejajarkanlah pundak dan tutuplah celah dan janga barkan ada celah untuk setan. Siapa yang menyambung shaf, Allah akan menyambungnya”

أسامة أحب الناس، ما حاشا فاطمة ولا غيرها

“Usamah itu manusia yang paling dicintai oleh manusia kecuali Fatimah, adapun selainnya tidak membencinya”

لا تَنتِفُوا الشَّيْبَ ، ما مِنْ مُسْلِمٍ يَشيبُ شَيْبَةً في الإسلامِ ، إلَّا كانَتْ لَهُ نورًا يومَ القيامَةِ

“Jangan mencabut uban. Tidaklah seorang muslim memiliki sehelai uban dalam Islam, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya di hari kiamat”

Menampilkan 176-180 dari 191